Hacker Manfaatkan Virus Corona Untuk Mencuri Data

Cara Hacker Manfaatkan Virus Corona Untuk Mencuri Data

Cara Hacker Manfaatkan Virus Corona Untuk Mencuri Data, Kalian Harus Berhati-hati

Di tengah situasi penyebaran virus corona yang sangat mengkhawatirkan. Ada sejumlah Hacker Manfaatkan Virus Corona Untuk Mencuri Data. Begini Caranya.

Pertama kali diidentifikasi pada akhir Desember tahun lalu di pusat kota Wuhan, China, sekarang penyebaran virus Corona sudah meluas dan bahkan hingga lebih dari 50 negara di luar China.

Tidak hanya itu, virus ini mirip dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) diklaim sekitar 11 399 jiwa di berbagai belahan dunia.

Namun, di tengah kehadiran virus yang mengancam keamanan banyak orang, wabah virus Corona benar-benar digunakan oleh sejumlah hacker untuk mencuri data kalian.

Kalian tidak percaya akan hal itu? Lebih baik kalian langsung simak informasinya di artikel ini sebagai berikut.

Hacker Manfaatkan Virus Corona Untuk Mengambil Data Kalian

Hacker Curi Data Pengguna Dari Virus Corona Bb4ee

Tidak bisa kita pungkiri bahwa keberadaan virus Corona telah membuat banyak orang tidak nyaman, sehingga saat ini juga ada banyak situs yang memberikan informasi tentang perkembangan dari virus Corona.

Dari situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hingga peta online yang dikembangkan oleh Johns Hopkins University untuk pertumbuhan membantu memantau Covid-19.

Sayangnya, keberadaan jenis peta online tersebut benar-benar digunakan oleh sejumlah hacker yang mencari keuntungan publik pribadi adalah untuk mencuri data.

Hal tersbut diketahui dari  laporan dari salah satu keamanan cyber yaitu Reason Labs yang biasa perusahaan ini meneliti dan menjelajahi ancaman dari dunia maya.

Menurut laporan dari Reason Labs, mereka menemukan fakta mengejutkan bahwa hacker menggunakan peta live tracking untuk mencuri informasi pribadi pengguna.

Secara umum, informasi pribadi termasuk nama pengguna, nomor kartu kredit, password, hingga informasi lainnya yang disimpan dalam aplikasi browser.

Bagaimana Cara Hacker Untuk Melakukannya?

Hacker Manfaatkan Virus Corona Untuk Curi Data E3b4a

Menggunakan kekhawatiran publik di tengah ancaman virus Corona jelas bukan sesuatu yang diharapkan oleh banyak orang.

Tapi sebenarnya bagaimana sih hacker untuk melakukan pencurian data pengguna menggunakan peta live tracking virus Corona ini?

Penelitian Reason Labs telah menunjukkan bahwa untuk melakukan hal ini para hacker sendiri biasanya merancang sebuah website yang mirip dengan peta live tracking virus Corona pada umumnya.

Setelah itu, kemudian, ketika pengguna mengunjungi situs tersebut, mereka diminta untuk men-download aplikasi khusus yang dapat membantu memantau situasi saat ini perkembangan virus Corona.

Apa yang mengejutkan adalah bahwa aplikasi ini tidak memerlukan proses instalol dan benar-benar menunjukkan peta penyebaran Covid-19 agar tidak dicurigai sehingga tidak akan membuat curiga dari penggunanya.

Namun, di balik semua para hacker rupanya diam-diam sedang membuat file binary yang berbahaya yang kemudian secara otomatis diinstal pada perangkat dari komputer pengguna.

Hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa metode pencurian data menggunakan perangkat lunak berbahaya yang disebut AZORult yang ditemukan pada tahun 2016.

Perangkat lunak sengaja dirancang untuk mencuri data perangkat komputer pengguna dan bahkan dapat menginfeksi perangkat dengan jenis malware lainnya.

Tips untuk mencegah serangan hacker

Menurut laporan laboratorium, karena serangan hacker yang mengeksploitasi situs serupa kartu pelacakan hidup dari virus Corona telah menginfeksi sejumlah komputer dengan sistem operasi Windows.

Namun, jika hacker terus mengembangkan versi terbaru dari perangkat lunak berbahaya sementara tidak mungkin juga, jika komputer kemudian dengan sistem operasi lain dapat terinfeksi.

Nah, untuk menghindari hal ini, ada baiknya Anda mengikuti beberapa tips untuk menghindari Jaka menyusul serangan hacker, geng!

1. Kunjungi Situs Terpercaya website

Tips yang pertama: selalu kunjungan situs terpercaya saja.

Selalu melihat secara rinci, termasuk alamat website untuk domain di belakang seperti .com, Id, .org, dan sebagainya.

Selain itu, penggunaan URL yang diawali https: // atau http: // pada sebuah situs web juga dapat mempertimbangkan keamanan situs itu sendiri.

Ketika situs dengan Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) memiliki kelebihan di bidang fitur keamanan (secure) yang memiliki lebih sedikit risiko.

Tapi jika Anda tidak cukup yakin keamanan situs, mending hindari atau cari tahu reputasi dari suatu situs terlebih di internet.

2. Jangan Sembarangan Menginput Data Pribadi

Tips berikut tidak hanya input data pribadi Anda diminta oleh situs Web, sebuah geng.

Selain itu, jika data tidak ada hubungannya dengan layanan atau produk yang mereka sediakan.

Karena dapat menempatkan Anda sebagai target pencurian data oleh hacker yang bertanggung jawab. Tentu tidak ingin, maka?

Itulah tadi informasti tentang situasi dari penyebaran virus corona atau COVID-19. Namun sayangnya dimanfaatkan oleh para hacker untuk mencuri data pribadi dari penggunanya.

Kalian harus lebih hati-hati untuk mengakses sebuah situs yang masih belum terpercaya. Semoga artikel ini dapat membantu kalian semua untuk terhindar dari hal tersebut.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.